Aktivitas Insektisida Ekstrak Piperaceae terhadap Helopeltis antonii pada Kakao

Show simple item record

dc.contributor en-US
dc.creator Indriati, Gusti; Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar
dc.creator Samsudin, Samsudin; Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar
dc.date 2014-03-01
dc.date.accessioned 2020-11-06T02:48:22Z
dc.date.available 2020-11-06T02:48:22Z
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultri/article/view/2315
dc.identifier 10.21082/jtidp.v1n1.2014.p7-14
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/11109
dc.description Helopeltis antonii merupakan hama pucuk dan buah kakao. Pengendalian menggunakan insektisida kimia cukup efektif untuk mengendalikan hama ini, akan tetapi dapat menimbulkan efek negatif pada lingkungan. Oleh sebab itu, pengendalian menggunakan insektisida yang berasal dari tumbuhan dapat menjadi alternatif yang lebih aman. Penelitian bertujuan mengevaluasi aktivitas insektisida dari ekstrak empat jenis tumbuhan dari famili Piperaceae, yaitu Piper aduncum, P. retrofractum, P. cubeba, dan P. sarmentosum, terhadap H. antonii pada kakao. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Proteksi Tanaman Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Sukabumi pada bulan Januari sampai November 2013. Setiap jenis ekstrak diuji pada taraf konsentrasi 1%; 0,5%; 0,25%; 0,125%; 0,062%; dan kontrol (campuran aseton, methanol, dan Tween-80 dengan perbandingan 5:5:2) sebanyak 1,2%. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Uji toksisitas menggunakan imago H. antonii dengan metode penyemprotan serangga uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat buah P. retrofractum pada konsentrasi 0,25% menyebabkan kematian imago sebesar 83,33% pada 120 jam setelah perlakuan (JSP), sedangkan ekstrak etil asetat P. aduncum, P. cubeba, dan P. sarmentosum pada konsentrasi dan waktu yang sama hanya menyebabkan kematian berturut-turut 33,33%; 20%; dan 13,33%. Aktivitas insektisida dari ekstrak etil asetat buah P. retrofractum paling kuat terhadap imago H. antonii karena mengandung senyawa piperin, yaitu 1-[(2E,4E)-5-(1,3-benzodioxol-5-yl)-2,4-pentadienoyl] piperidine; (E,E) 1,3-benzodioxol-5-yl-1-oxo-2,4-pentadienyl-piperidine; dan 3-benzodioxol-5-yl-1-oxo-2,4-pentadienyl-piperine. LC95 ekstrak etil asetat buah P. retrofractum terhadap imago H. antonii dibawah 0,5% sehingga paling berpotensi untuk dikembangkan menjadi insektisida nabati pengendali hama tersebut pada kakao.Kata Kunci: Helopeltis antonii, Piperaceae, aktifitas insektisida, kakaoHelopeltis antonii is one of cocoa pest that attacks the shoot and pods. The insecticides can control this pest effectivelly, but could cause negative effects on the environment. Therefore, botanical insecticide could be a safer alternative for environment. The objective of this study was to evaluate the insecticidal activity of Piperaceae extracts: Piper aduncum, P. retrofractum, P. cubeba, and P. sarmentosum against H. antonii on cocoa. The experiment was conducted at the Plant Protection Laboratory of Indonesian Industrial and Beverage Crops Research Institute (IIBCRI) Sukabumi, from January to November 2013. Those extracts were tested at 1%; 0.5%; 0.25%; 0.125%; 0.062% concentration level, respectively; and control (a mixture of acetone, methanol and Tween-80 with a ratio of 5:5:2) at 1.2% concentration level. All of treatments were repeated 3 times. The toxicity assessment was use of spraying method onto imago of H.antonii. The results showed that the ethyl acetate extract of P. retrofractum at 0.25% concentration caused 83.33% mortality of H. antonii imago at 120 hours after treatment (HAT), while the ethyl acetate extract of P. aduncum, P. cubeba, and P. Sarmentosum at the same time and concentration only leads to 33.33%; 20%; and 13.33% mortality, respectively. The insecticidal activity of P. retrofractum ethyl acetate extract was strongest against the imago of H. antonii because it contains piperine: 1-[(2E, 4E)-5 (1,3-benzodioxol-5-yl)-2,4-pentadienoyl] piperidine; (E,E) 1,3-benzodioxol-5-yl-1-oxo-2,4-pentadienyl-piperidine; and 3-benzodioxol-5-yl-1-oxo-2,4-pentadienyl-piperine. LC95 of P. retrofractum ethyl acetate extract against imago of H. antonii was below 0.5%, so it become the most potential to develop into botanical insecticide. en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultri/article/view/2315/2009
dc.rights Copyright (c) 2014 Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar en-US
dc.rights http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 en-US
dc.source Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar; Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar; 7-14 en-US
dc.source Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar; Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar; 7-14 id-ID
dc.source 2528-7222
dc.source 2356-1297
dc.subject en-US
dc.subject Helopeltis antonii; Piperaceae; insecticidal activity; cocoa en-US
dc.title Aktivitas Insektisida Ekstrak Piperaceae terhadap Helopeltis antonii pada Kakao en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type en-US
dc.type en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account