Repositori Kementerian Pertanian

Repositori Publikasi Kementerian Pertanian merupakan kumpulan koleksi digital dari publikasi terbitan lingkup Kementerian Pertanian. Publikasi terdiri dari:

  • terbitan berkala ilmiah (scientific journal, scientific periodical)
  • berkala semi ilmiah (semi populer jurnal)
  • tidak berkala (leaflet, poster, infografis)

Repositori dikelola oleh Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik Kementerian Pertanian dalam penyediaan informasi pertanian.

Guna meningkatkan mutu layanan yang lebih baik, kami mengharap kesediaan Saudara berkenan mengisi Survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terkait layanan Repositori Publikasi Kementerian Pertanian pada link berikut ini https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/surveypustakadigital/.

Image by nikitabuida on Freepik
 

Recent Submissions

Item
PROFIL BALAI BESAR PELATIHAN PERTANIAN (BBPP) KETINDAN
(2026) Yeniarta Margi Mulya, S.AP.; Muhammad Adhe Setyawan, S.H.
Item
Penyakit-Penyakit Penting pada Ubi Kayu Deskripsi, Bioekologi, dan Pengendaliannya
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2016) Nasir Saleh; Didik Harnowo; I Made Jana Mejaya
Ubi kayu merupakan komoditas penting sebagai sumber pangan, bahan baku industri, pakan, dan bahan bakar terbarukan. Produksi dan kualitasnya dapat menurun akibat serangan penyakit yang disebabkan oleh jamur, bakteri, virus, dan patogen lainnya, baik pada fase pra-panen maupun pascapanen. Buku ini membahas penyakit penting pada ubi kayu, meliputi gejala, patogen penyebab, penyebaran, bioekologi, faktor yang memengaruhi perkembangan penyakit, serta metode pengendaliannya. Pengendalian dilakukan melalui pendekatan terpadu, seperti penggunaan varietas tahan, bibit sehat, sanitasi, eradikasi tanaman sakit, rotasi tanaman, serta pengelolaan tanah dan tanaman yang baik. Penerapan pengendalian yang tepat diharapkan dapat menekan serangan penyakit, mengurangi kerugian, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas ubi kayu.
Item
Pedoman Budi Daya Ubi Kayu di Indonesia
(IAARD Press, 2016) Nasir Saleh; Abdullah Taufiq; Yudi Widodo; Titik Sundari
Ubi kayu merupakan salah satu komoditas pertanian penting di Indonesia yang memiliki nilai strategis sebagai sumber pangan, bahan baku industri, pakan, dan komoditas ekspor. Peningkatan produktivitas ubi kayu memerlukan penerapan teknik budi daya yang tepat, mulai dari pemilihan varietas unggul hingga penanganan hasil panen dan pemasaran. Penggunaan varietas unggul yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan tujuan pemanfaatan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan hasil produksi. Pedoman ini membahas berbagai aspek penting dalam budi daya ubi kayu, meliputi pemilihan varietas unggul, persiapan dan pengolahan lahan, pemilihan bahan tanam berupa stek batang, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, serta pengelolaan panen. Persiapan lahan dilakukan untuk memperbaiki struktur tanah dan mengurangi gulma, sedangkan penggunaan stek yang berkualitas sangat menentukan keberhasilan pertumbuhan tanaman. Teknik budi daya yang tepat juga diperlukan untuk mengurangi risiko erosi, serangan hama dan penyakit, serta gangguan lainnya. Penentuan waktu panen perlu disesuaikan dengan umur varietas dan tujuan pemanfaatan karena berhubungan dengan kadar air dan kandungan pati umbi. Setelah panen, ubi kayu perlu segera ditangani dan dimanfaatkan untuk mencegah penurunan mutu dan kerusakan. Dengan menerapkan pedoman budi daya secara terpadu, diharapkan produktivitas dan kualitas ubi kayu dapat ditingkatkan sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani dan mendukung pemenuhan kebutuhan pangan maupun bahan baku industri di Indonesia.
Item
Patogen Cendawan dan Virus Terbawa Benih Kedelai
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2021) Sumartini; Emerensiana Uge; Yuliantoro Baliadi
Tanaman aneka kacang, yang meliputi kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau, merupakan komoditas pertanian yang dapat dibudidayakan pada berbagai kondisi agroekosistem. Dalam proses budidayanya, tanaman tersebut menghadapi berbagai organisme pengganggu tanaman, terutama hama, yang dapat menyerang pada setiap fase pertumbuhan dan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga gagal panen. Oleh karena itu, identifikasi jenis hama dan pemahaman terhadap karakteristik serangannya menjadi dasar penting dalam menentukan tindakan pengendalian yang tepat. Buku ini membahas hama-hama penting pada tanaman aneka kacang berdasarkan fase kemunculan serangannya, yaitu fase juvenil, vegetatif, generatif, dan masa penyimpanan di gudang. Pembahasan mencakup bioekologi, tanaman inang, gejala serangan, serta berbagai metode pengendalian. Hama yang dibahas antara lain lalat kacang, ulat perusak daun, kutu kebul, thrips, ulat pemakan polong, penggerek polong, kepik pengisap polong, dan hama gudang. Pengendalian hama dilakukan melalui pendekatan terpadu, seperti penggunaan varietas tahan atau toleran, pergiliran tanaman, tanam serempak, sanitasi lahan, pengendalian mekanis, pemanfaatan musuh alami dan agen hayati, penggunaan pestisida nabati, serta aplikasi pestisida kimia secara tepat. Buku ini bertujuan membantu pelaku budidaya dalam mengenali jenis hama, memahami perilaku dan gejala serangannya, serta menentukan metode pengendalian yang sesuai agar kerugian akibat serangan hama dapat diminimalkan dan produktivitas tanaman aneka kacang dapat dipertahankan.
Item
Mengenal Hama Penting Tanaman Aneka Kacang dan Pengendaliannya
(Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Aneka Kacang, 2023) Titik Sundari
Tanaman aneka kacang, khususnya kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau, memiliki peranan penting dalam bidang pertanian. Dalam proses budidayanya, tanaman tersebut menghadapi berbagai gangguan organisme pengganggu tanaman, terutama hama, yang dapat menyerang pada berbagai fase pertumbuhan, mulai dari fase juvenil, vegetatif, generatif, hingga masa penyimpanan di gudang. Serangan hama dapat menyebabkan kerusakan fisik pada tanaman, menurunkan hasil produksi, bahkan mengakibatkan gagal panen apabila tidak dilakukan tindakan pengendalian yang tepat. Buku Mengenal Hama Penting Tanaman Aneka Kacang dan Pengendaliannya membahas berbagai jenis hama penting yang menyerang tanaman aneka kacang, meliputi lalat kacang, ulat grayak, ulat jengkal, ulat penggulung daun, kumbang daun, kutu kebul, thrips, ulat pemakan polong, penggerek polong, berbagai jenis kepik pengisap polong, serta hama gudang. Pembahasan mencakup bioekologi, tanaman inang, gejala serangan, dan metode pengendalian masing-masing hama. Pengendalian hama dilakukan melalui berbagai pendekatan, antara lain penggunaan varietas tahan, pergiliran tanaman, tanam serempak, sanitasi lingkungan, pengumpulan dan pemusnahan hama, pemanfaatan musuh alami dan agen hayati, penggunaan pestisida nabati, serta aplikasi insektisida kimia sesuai kondisi serangan. Identifikasi jenis hama sebelum melakukan pengendalian menjadi langkah penting agar tindakan yang diterapkan sesuai dan efektif. Dengan memahami karakteristik, perilaku, serta gejala serangan hama, pelaku budidaya diharapkan mampu melakukan pengendalian secara tepat sehingga kerugian akibat serangan hama dapat diminimalkan dan produktivitas tanaman aneka kacang dapat ditingkatkan. Kata kunci: tanaman aneka kacang, hama tanaman, pengendalian hama, kedelai, kacang tanah, kacang hijau.