Repositori Kementerian Pertanian

Repositori Publikasi Kementerian Pertanian merupakan kumpulan koleksi digital dari publikasi terbitan lingkup Kementerian Pertanian. Publikasi terdiri dari:

  • terbitan berkala ilmiah (scientific journal, scientific periodical)
  • berkala semi ilmiah (semi populer jurnal)
  • tidak berkala (leaflet, poster, infografis)

Repositori dikelola oleh Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik Kementerian Pertanian dalam penyediaan informasi pertanian.

Guna meningkatkan mutu layanan yang lebih baik, kami mengharap kesediaan Saudara berkenan mengisi Survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terkait layanan Repositori Publikasi Kementerian Pertanian pada link berikut ini https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/surveypustakadigital/.

Image by nikitabuida on Freepik
 

Recent Submissions

Item
Peningkatan kwalitas tembakau sigaret melalui penelitian
(PUSAT PENELITIAN TANAMAN INDUSTRI, 1973-06) Achmad Abdullah, Abdul Rachman, dan Auzay Hamid
Penanaman tembakau di Indonesia telah diusahakan di mana-mana sejak zaman V.O.C. (Vereenigde Oost Indische Company). Penelitian tembakau cerutu telah dilakukan sejak lama oleh balai-balai penelitian tembakau Besuki, Vorstenland dan Deli. Tembakau asli varietas Timor-gebobbeld telah menyelamatkan tembakau Vorstenland dari kehancurannya. Tembakau Virginia flue-cured mulai diteliti dekat sebelum perang dunia kedua di Sumberrejo, Bojonegoro, Jawa Timur, akan tetapi terhenti selama pen-dudukan Jepang dan perang kemerdekaan dan mulai diteliti kembali sejak tahun 1952. Penelitian dititik beratkan pada kwalitas dan resistensi terhadap penyakit lanas. Hasil-hasil penelitian ini belum memenuhi harapan, karena terbatasnya tenaga, peralatan, biaya dan kurangnya partisipasi petani, pengomprong serta fabrikan.
Item
Inventarisasi tembakau asli Indonesia
(PUSAT PENELITIAN TANAMAN INDUSTRI, 1973-06) AUZAY HAMID
Tembakau asli yang tersebar di seluruh Indonesia terdiri atas berbagai ragam yang dapat dianggap sebagai jenis-jenis daerah atau landras. Inventarisasi ini ber-tujuan untuk mencegah lenyapnya jenis-jenis daerah bersangkutan, mempertahankan kemurnian jenis, mempelajari sifat-sifat luar dan dalam (genetik) untuk berbagai keperluan bidang pemuliaan dan perkembangan tembakau tersebut dengan tujuan terakhir untuk bahan industri sigaret di dalam negeri maupun untuk bahan eksport. Masa depan tembakau asli ini dapat dikatakan cukup cerah, terutama dapat mem-bantu pemecahan masalah bahan bakar yang banyak dibutuhkan pada pengolahan daun tembakau Virginia flue-cured, serta kepastian hasil yang tinggi dan mengingat pula tembakau-tembakau asli ini di antaranya ada yang memiliki sifat-sifat yang ideal, antara lain mengandung kadar gula yang tinggi, body dan aroma yang kuat, warna yang kuning, resisten terhadap kebanyakan dan kekurangan air, pengolahan daun dapat dilakukan secara air-curing atau sun-curing serta variabilitas yang tinggi. Dalam hal pelaksanaan inventarisasi ini di samping mengumpulkan benih-benih dari bebagai jenis daerah dengan ragam yang banyak, juga dilaksanakan penelitian-penelitian perpustakaan, arsip-arsip yang tersedia, kultur tehnik, pengolahan hasil serta sosial ekonomi dan tataniaga secara umum.
Item
Budi Daya Padi Ramah Lingkungan: Menuju Pertanian Lebih Baik
(Pertanian Press, 2023) Budiono
Budi daya padi untuk mendukung produksi beras harus terus menjadi perhatian. Diantaranya terkiat cara budi daya ramah lingkungan yang aman untuk lingkungan. Selain itu, budi daya padi ini menghindarkan dari ketergantungan terhadap faktor luar misalnya ketersediaan pupuk kimia. Buku ini mengupas pengalaman penulis sebagai pelaku usaha, akademisi, pemerhati sains dan teknologi, pengalaman pelatih dan konsultan pemberdayaan masyarakat dalam menerapkan budi daya padi ramah lingkungan. Teknik penyajian bahasa yang mudah dipahami semua kalangan, mengandung unsur ilmiah populer, novelisme membahas sesuatu secara lugas, familier, dan menceritakan kejadian kejadian nyata yang dipublikasikan sehingga mudah dipahami alur ceritanya. Hal hal inovatif, kreatif, integral, komprehensif dibahas diangkat dari pengalaman penulis.
Item
Menjaga Keberlanjutan Swasembada Pangan
(Pertanian Press, 2023) Andi Amran Sulaiman; Kuntoro Boga Andri; Abdul Haris Bahrun
Buku ini sebagai sebuah catatan yang menggambarkan perjalanan panjang dan berharga Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan Indonesia, mulai dari era Presiden Soekarno hingga saat ini. Dalam buku ini, kita akan menelusuri pencapaian pencapaian berharga Kementerian Pertanian dan merenungkan perjalanan yang masih panjang untuk mencapai ketahanan pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Pokok bahasan buku ini meliputi inovasi pertanian masa kini dan masa depan, teknologi untuk menjawab kebutuhan pangan, memperjuangkan swasembada pangan, serta peran Kementan dalam kemandirian pangan. Buku ini sangat informatif bagi masyarakat yang ingin mengetahui sejarah & perkembangan pertanian di Indonesia. Buku ini juga menarik dengan bahasa populer ilmiah, dan tampilan data dalam bentuk infografis dan gambar animasi.
Item
Digitalisasi Pencatatan Perawatan Alsintan
(SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru, 2026) Dominicus Angki Prabowo
Inovasi ini berfokus pada transformasi sistem pemeliharaan aset mekanisasi pertanian melalui Digitalisasi Pencatatan Perawatan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) menggunakan teknologi QR Code. Sistem ini diterapkan di lingkungan Teaching Factory SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru untuk mendukung optimalisasi pengelolaan lahan praktik bagi siswa maupun masyarakat umum. Kebaruan teknologi ini terletak pada integrasi arsitektur low-code yang efisien, responsif, dan berbiaya murah dengan memanfaatkan ekosistem Google Cloud dan Linktree. Dalam implementasinya, stiker QR Code yang dirancang tahan cuaca ditempelkan langsung pada bodi unit Alsintan. Setiap operator diwajibkan memindai kode tersebut sebelum dan sesudah penggunaan alat menggunakan ponsel pintar guna mengakses dasbor administrasi unit secara instan dan mengisi formulir digital lapangan. Melalui mekanisme ini, sistem berhasil meningkatkan efisiensi pelaporan administrasi, akurasi pelacakan riwayat servis mesin, serta meminimalkan biaya inventarisasi fisik. Walaupun efektivitasnya bergantung pada kestabilan sinyal internet di area terbuka dan kedisiplinan operator dalam melakukan pemindaian rutin, inovasi dari tahap pembelajaran sekolah ini menawarkan solusi manajemen perawatan mesin pertanian yang praktis, transparan, dan mudah direplikasi. Kata Kunci: Pencatatan Perawatan, Alsintan, QR Code, Arsitektur Low-Code, Teaching Factory, Logbook Digital.