Repositori Kementerian Pertanian

Repositori Publikasi Kementerian Pertanian merupakan kumpulan koleksi digital dari publikasi terbitan lingkup Kementerian Pertanian. Publikasi terdiri dari:

  • terbitan berkala ilmiah (scientific journal, scientific periodical)
  • berkala semi ilmiah (semi populer jurnal)
  • tidak berkala (leaflet, poster, infografis)

Repositori dikelola oleh Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik Kementerian Pertanian dalam penyediaan informasi pertanian.

Guna meningkatkan mutu layanan yang lebih baik, kami mengharap kesediaan Saudara berkenan mengisi Survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terkait layanan Repositori Publikasi Kementerian Pertanian pada link berikut ini https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/surveypustakadigital/.

Image by nikitabuida on Freepik
 

Recent Submissions

Item
Inkubator Teknologi Balitbangtan
(Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2021) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Inkubator Teknologi Balitbangtan merupakan upaya hilirisasi teknologi hasil penelitian dan pengembangan secara komersial melalui industri kecil dan menengah (IKM) atau tenant dengan pola inkubasi berupa pendampingan, transfer ilmu, uji produksi, pengembangan bisnis, hingga penjaringan pasar selama masa inkubasi 3 tahun. Salah satu produk hasil penelitian dari Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, Balitbangtan, yang dikembangkan melalui program ini adalah Es Krim Ubi Jalar Ungu dan Jus Ubi Jalar produksi TRI DARA MULIA dari Ciamis, Jawa Barat, yang memanfaatkan kekayaan bahan lokal ubi jalar ungu yang aman serta berkhasiat bagi kesehatan.
Item
Devon 1 dan Devon 2
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2018) Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
DEVON merupakan varietas kedelai unggul kaya isoflavon yang terdiri dari dua varian utama, yaitu Devon 1 dan Devon 2, yang dikembangkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Varietas Devon 1 memiliki potensi hasil 3,09 t/ha dengan rata-rata hasil 2,75 t/ha, umur panen 83 hari, ukuran biji besar (15,3 g/100 biji), kandungan protein 35%, serta kadar isoflavon tinggi sebesar 2.200 ug/g. Sementara itu, Devon 2 memiliki potensi hasil 2,90 t/ha dengan rata-rata hasil 2,67 t/ha, umur panen lebih cepat yaitu 77 hari, ukuran biji yang lebih besar (17,03 g/100 biji), kandungan protein 37,97%, dan kadar isoflavon tinggi mencapai 393,70 ug/g.
Item
Profil dan Layanan dari Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Aneka Kacang (BSIP Aneka Kacang)
(Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Aneka Kacang, 2023) Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Aneka Kacang
Profil dan Layanan dari Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Aneka Kacang (BSIP Aneka Kacang) yang berlokasi di Malang. Lembaga ini bertugas melaksanakan pengujian standar instrumen tanaman aneka kacang, pengelolaan produk hasil standarisasi, layanan pengujian, serta penyebarluasan hasil standarisasi. Layanan yang disediakan meliputi pengujian laboratorium terakreditasi SNI ISO 17025:2017 yang mencakup Laboratorium Tanah dan Tanaman, Laboratorium Kimia Pangan, Laboratorium Uji Mutu Benih, Laboratorium Hama dan Penyakit, serta Laboratorium Bioteknologi. Selain itu, BSIP Aneka Kacang menyediakan layanan pengelolaan produk hasil standarisasi melalui Unit Pengelolaan Benih Sumber (UPBS) yang mendistribusikan benih bermutu (kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan kacang tunggak) untuk kelas BS, FS, atau BD yang menerapkan SMM ISO 9001:2015, serta memberikan layanan informasi berupa kunjungan, magang, PKL, pelatihan, narasumber, dan kerjasama.
Item
Umbi Potensial
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2015) Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Berbagai jenis umbi-umbian potensial sebagai pangan alternatif selain beras, yang meliputi talas, mbote, garut, suweg, dan ganyong. Umbi-umbian ini perlu dikembangkan pemanfaatannya sebagai bahan pangan lokal sumber karbohidrat karena mudah diproses menjadi tepung dan pati yang dapat mensubstitusi terigu pada aneka produk pangan serta meningkatkan nilai tambah. Contoh produk olahan dari komoditas ini mencakup biskuit, kastengel, semprit, dan egg drop dari garut; sosis solo, mie mbote, bitterbalen, dan balado kimpul dari mbote; canan salju, soun ganyong, serta onbiykoek dari ganyong; mie suweg dari suweg; serta kroket, roti tawar, dan dc cress dari talas.
Item
Dena 1 dan Dena 2
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2015) Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Varietas kedelai unggul yang toleran naungan, yaitu Dena 1 dan Dena 2, yang dikembangkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. Dena 1 memiliki potensi hasil 2,9 t/ha, umur panen 78 hari, ukuran biji besar (14,33 g/100 biji), toleran naungan hingga 50%, serta sangat sesuai untuk sistem tumpangsari. Sementara itu, Dena 2 memiliki potensi hasil 2,82 t/ha, umur panen 81 hari, ukuran biji sedang (12,99 g/100 biji), tahan naungan hingga 50%, serta sangat cocok diaplikasikan untuk pola tumpangsari di bawah tegakan. Kedua varietas ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan produktivitas lahan di bawah naungan tanpa menurunkan efisiensi hasil.