Repositori Kementerian Pertanian

Repositori Publikasi Kementerian Pertanian merupakan kumpulan koleksi digital dari publikasi terbitan lingkup Kementerian Pertanian. Publikasi terdiri dari:

  • terbitan berkala ilmiah (scientific journal, scientific periodical)
  • berkala semi ilmiah (semi populer jurnal)
  • tidak berkala (leaflet, poster, infografis)

Repositori dikelola oleh Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik Kementerian Pertanian dalam penyediaan informasi pertanian.

Guna meningkatkan mutu layanan yang lebih baik, kami mengharap kesediaan Saudara berkenan mengisi Survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terkait layanan Repositori Publikasi Kementerian Pertanian pada link berikut ini https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/surveypustakadigital/.

Image by nikitabuida on Freepik
 

Recent Submissions

Item
MEMBUAT PENGAWETAN HIJAUAN PAKAN TERNAK
(2024-09-15) Eni Mulyanti, S.Pt, M.Si
Item
Prinsip-Prinsip Produksi Benih Kedelai
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2015) Didik Harnowo Et al.
Buku pedoman ini membahas Prinsip-Prinsip Produksi Benih Kedelai yang diterbitkan oleh Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) pada tahun 2015 guna mendukung pencapaian swasembada kedelai nasional. Buku ini disusun sebagai acuan teknis bagi instansi perbenihan dan penangkar dalam memproduksi benih bermutu yang memenuhi prinsip "enam tepat", mengingat pemakaian benih bersertifikat di tingkat petani baru mencapai sekitar 30%. Ruang lingkup bahasan mencakup alur perbanyakan kelas benih—mulai dari benih penjenis (BS), benih dasar (BD/FS), benih pokok (BP/SS), hingga benih sebar (BR/ES)—serta teknik budidaya komprehensif, pengelolaan organisme pengganggu tumbuhan (OPT), dan penyakit tanaman. Pemeliharaan mutu genetik ditekankan melalui tindakan roguing (pembersihan tipe simpang) pada fase juvenil, berbunga, dan masak fisiologis. Selain itu, penerapan teknologi pascapanen yang tepat seperti pemanenan saat 95% polong matang, perontokan mekanis dengan silinder maksimal 400 rpm, pembersihan, sortasi (seed-to-seed), serta penyimpanan ideal menjadi kunci utama untuk mempertahankan viabilitas dan mutu fisiologis benih kedelai secara berkelanjutan.
Item
USAHA PENGENDALIAN ULAT CHALCOCELIS SP. PADA TANAMAN KELAPA
(Pusat penelitian tanaman industri, 1983-01) SOEBANDRIJO dan H.T. LUNTUNGAN
Penelitian ini membahas pengendalian ulat Chalcocelis sp. pada tanaman kelapa melalui penggunaan insektisida. Pengujian dilakukan di laboratorium dan di lapangan dengan insektisida seperti permetrin, karbaril, monokrotofos, dan metamidofos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa insektisida efektif membunuh ulat, sedangkan aplikasi insektisida melalui sistem akar juga dapat mengendalikan serangan pada tanaman kelapa dalam jangka waktu tertentu. Metode pemberian melalui akar dinilai lebih efektif dan praktis untuk pengendalian di lapangan.
Item
METODA ANALISIS SUKROSA DARI DAUN TEMBAKAU
(Pusat penelitian tanaman industri, 1983-01) ELNA KARMAWATI dan MAHARANI HASANAH
Penelitian ini membandingkan dua metode analisis sukrosa pada daun tembakau, yaitu metode Luff dan metode Anthrone. Sampel yang digunakan berasal dari beberapa varietas tembakau Virginia dan tembakau rakyat dengan posisi daun atas, tengah, dan bawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Anthrone lebih efisien dibandingkan metode Luff. Metode Anthrone juga memberikan hasil yang lebih baik dalam membedakan kadar sukrosa pada berbagai varietas dan posisi daun.
Item
MEMBUAT PENGOLAHAN PAKAN TERNAK
(2024-09-15) MARTHEN L. RESSIE, SP